Rubah yang Berbakat (Yunani)

( Kepribadian : Tidak Mudah Menyerah )

 

Suatu hari, ada seekor kucing yang menemui rubah. Kucing itu sangat kagum pada rubah karena sering lolos dari kejaran pemburu.

“Halo, Tuan Rubah. Kalau aku perhatikan, kau selalu berhasil lolos dari kejaran pemburu. Maukah kau memberi tahu apa rahasianya?” tanya kucing.

“Rahasianya karena aku memiliki banyak kemampuan,” Jawab rubah sambil tersenyum bangga.

“Kemampuan apa saja yang kau miliki, Tuan Rubah?” tanya kucing penasaran.

“Aku memiliki pendengaran yang baik. Kalau ada suara pemburu datang, aku akan cepat bersembunyi,” kata rubah.

“Aku juga bisa berlari dengan cepat. Para pemburu tidak bisa mengejarku,” kata rubah lagi.

“Wah, kau hebat sekali,” kata kucing.

“Tentu saja. Kau sendiri pasti tidak punya banyak kemampuan seperti aku,” kata rubah dengan sombong.

“Ya, kau benar. Aku hanya punya satu kemampuan, yaitu memanjat pohon. Kalau aku mendengar suara pemburu, aku hanya bisa cepat-cepat naik ke atas pohon,” kata kucing.

Tiba-tiba, mereka mendengar ada suara anjing pemburu. Suaranya terdengar sangat dekat. Ternyata dari balik semak-semak, muncul empat ekor anjing pemburu.

Tanpa menunggu lama, kucing langsung naik ke atas pohon. Dia terus memanjat sampai dahan tertinggi dan bersembunyi di sana.

Sementara itu, rubah sudah tidak sempat melarikan diri. Dia dikelilingi empat anjing yang terlihat sangat galak.

Rubah pun sangat ketakutan. Akhirnya, si pemburu itu datang dan menangkap rubah.

 

Dari buku : Fabel Dunia

Penulis : Feny Andiani

 

 

 

Bantu setiap anak mendengar dongeng. Ayo di share...Share on Facebook
guntur
Berkecimpung bidang pengembangan diri.

Berbagi dongeng sebelum tidur di dongengkita.com
guntur on Facebookguntur on Instagram

Please Login to Comment.